Garut, 27 April 2026 — Persigar
Garut resmi meluncurkan jersey terbarunya untuk mengarungi musim kompetisi.
Peluncuran kali ini terasa istimewa karena dilakukan melalui kolaborasi bersama
grup musik metal asal Garut yang telah dikenal di panggung internasional, Voice
of Baceprot (VoB). Kolaborasi ini diumumkan secara resmi pada Minggu sore (26/4).
Tak hanya sekadar kerja sama
visual atau merchandise semata, kolaborasi ini lahir dari kesamaan akar,
identitas, dan semangat yang dimiliki kedua entitas asal Garut tersebut.
Jersey Persigar x VoB yang
diproduksi oleh TWLV apparel ini hadir dengan dominasi warna hitam, dipadukan
dengan aksen garis merah yang tegas di beberapa bagian. Di area tengah jersey
terdapat artwork khas yang merepresentasikan identitas Garut, termasuk pattern
ilustrasi domba yang telah lama menjadi simbol budaya masyarakat Garut. Senada
dengan ilustrasi depan, bagian belakang jersey terdapat tulisan “RENEGADE SHEEP”
yang diambil dari judul lagu Voice of Baceprot, yang secara simbolik
merepresentasikan keberanian untuk berbeda, melawan stigma, dan tetap berdiri
teguh pada identitas sendiri.
Logo Voice of Baceprot juga
terpampang berdampingan dengan logo Persigar di bagian depan jersey,
memperlihatkan semangat kolaborasi yang setara antara musik dan sepak bola.
Vokalis Voice of Baceprot,
Marsya, menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki makna yang jauh lebih dalam
dibanding sekadar peluncuran jersey sepak bola semata.
“Bagi kami, kolaborasi ini bukan
sekadar tentang membuat sebuah jersey. Di baliknya ada semangat dan nilai yang
kami percayai bersama. Kami datang dari akar yang sama—secara identitas,
geografis, maupun semangat untuk melawan diskriminasi dan merangkul
keberagaman,” ujar Marsya.
Menurutnya, kolaborasi ini terasa sangat personal karena baik VoB maupun Persigar sama-sama lahir dan tumbuh di Garut. Ada ikatan emosional dan kebanggaan daerah yang membuat pertemuan ini terasa alami.
Senada dengan Marsya, media officer Persigar, Ghani, juga mengamini
semangat yang bisa merobohkan sekat-sekat tersebut.
“Semangat kedaerahan menjadi
landasan kolaborasi ini. Persigar berharap bisa dikenal luas namanya, seperti
VoB yang lebih dulu sohor di panggung musik dunia. Kami ingin dunia tahu, bahwa
di sebuah kota yang indah di salah satu sudut Jawa bernama Garut, terdapat
sebuah klub sepak bola legendaris bernama Persigar,” terang Ghani
Sang drummer, Sitti, juga menyoroti
bagaimana musik dan sepak bola memiliki sejarah panjang yang saling beririsan.
Keduanya bukan hanya bentuk hiburan, tetapi juga ruang untuk menyuarakan
perjuangan, solidaritas, dan persatuan.
“Dari tribun stadion hingga
panggung musik, keduanya telah menjadi medium yang mampu mempertemukan banyak
orang dari berbagai latar belakang, ras, dan perbedaan. Jadi kolaborasi ini
terasa begitu spesial bagi kami” tambah Sitti.
Jersey kolaborasi dengan Voice of
Baceprot sendiri merupakan jersey ketiga (third) Persigar Garut musim
2025/2026. Musim ini, Persigar akan kembali berlaga di Liga 4 Nasional Piala
Presiden, yang bakal digelar di bulan Mei 2026.
"Sejauh penelusuran public, jersey Persigar x Voice of Baceprot ini merupakan jersey kolaborasi tim sepak bola dengan musisi pertama dalam sejarah persepakbolaan Indonesia, yang digunakan dalam kompetisi resmi," ucap Ikhsan Firmansyah dari TWLV.
Melalui kolaborasi Persigar x
Voice of Baceprot ini, kedua pihak berharap dapat menghadirkan representasi
baru tentang Garut—sebuah daerah dengan identitas kuat, penuh keberanian, dan
mampu berbicara di level nasional maupun internasional melalui karya, budaya,
musik, dan olahraga.
“Kami ingin membawa banyak
semangat ke dalam sebuah karya yang bukan hanya bisa dipakai, tetapi juga bisa
merepresentasikan identitas, keberanian, dan rasa kebersamaan -di atas panggung
musik maupun lapangan hijau” Tutup Widi, bassist Voice of Baceprot.
Kini jersey kolaborasi Persigar x
VoB kini telah tersedia dan dapat dipesan secara online melalui tautan berikut:
https://voiceofbaceprot.com/vobxpersigar/preorder